Yang Lagi HOT!

Posted by : JIM Sabtu, Mei 03, 2014

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
sumber gambar

Hello, sobat pembaca. Sebelumnya, penulis ingin bercerita terlebih dahulu nih sebagai pembukanya. Ceritanya kan kemarin penulis ‘bermain’ ke sebuah MA negeri di Mojosari yang pernah menjadi tempat penulis menimba ilmu. Nah, ketika main-main itu, tempat pertama kali yang saya kunjungi adalah laboratorium kimia yang dahulu pernah menjadi tempat yang serasa pernah menjadi milik sendiri.. :p :skip: gak perlu diceritain.

Nah, ketika masuk lab tersebut, aku melihat saat itu di bangku lab sudah duduk beberapa orang guru dan di depan ada adik-adik kelasku yang bersiap untuk presentasi. Glek. Saat guru-guruku melihat kedatanganku, langsung saja, “Nah, ini dahulu yang biasanya presentasi, bla… bla… bla…”. Singkat cerita, saat itu saya langsung disuruh guru-guru untuk duduk bergabung dengan mereka untuk melihat presentasi adik-adik kelasku, dan juga bisa dibilang disuruh untuk menjadi komentator, memberi tanggapan atau saran tentang presentasi adik-adik kelas tersebut. Presentasi adik-adik kelasku saat itu merupakan latihan presentasi untuk mengikuti sebuah kompetisi yang kalau gak salah itu sih PMI Cup. PMI Cup itu terdiri dari beberapa (dan ada juga yang serangkaian) kompetisi-kompetisi, salah satunya ya itu presentasi yang temanya apa gitu (lupa). Dan salah satu tim adik-adik kelasku yang presentasi itu mengambil judul “makanan sehat = gizi seimbang”.

Memang sih sebenarnya saya di sana disuruh ikut bergabung untuk dimintai saran, tetapi tetap saja rasanya saya di sana malah belajar, dapat ilmu-ilmu baru. Sama seperti dahulu, guru-guru saya tersebut cukup kritis (jadi ingat masa lalu). Banyak sekali kritikan dan saran yang membangun yang dilontarkan mereka untuk murid-muridnya. Dan salah satunya yang paling saya ingat adalah “sebentar lagi ini kan puasa, bagaimana jika kalian sedikit menyinggung perihal tentang cara cerdas memilih makanan untuk sahur dan berbuka, bla… bla…”. Nah, satu poin yang saya tekankan di sini adalah sedikit saran guru saya tersebut, “Kebanyakan orang zaman sekarang ini suka serba instan, apalagi ketika sahur terburu-buru, makannya jadi cuma nasi+mie (dengan beberapa lauk juga mungkin). Nasi itu sudah karbohidrat ditambah mie yang juga karbohidrat, jadi makan makanan yang full karbohidrat. Padahal karbohidrat itu cepat habis dicerna di dalam tubuh, dan oksigen yang dialirkan ke otak pun akan cepat untuk turun, sehingga setelahnya menyebabkan mudah untuk mengantuk. Paling-paling sekitar jam 9 sudah terasa lapar dan mengantuk. Untuk sahur itu lebih baik makan makanan berprotein tinggi, karena protein butuh waktu lama untuk dicerna dan akan tetap dapat menjaga tubuh untuk tetap fresh. Bla… bla… bla”

Nah, di sinilah yang mau saya tekankan. Mungkin banyak di antara kita sering bertanya-tanya, kenapa sih kita ini mudah mengantuk, dan jawabannya mungkin adalah karena kita terlalu banyak mengonsumsi makanan berkabohidrat. Dan setelah saya googling untuk beberapa saat, saya menemukan bahwa ternyata makanan berprotein tinggi memang terbukti meningkatkan efek thermogenesis serta rasa kenyang dibanding dengan kandungan protein yang lebih rendah (Kutipan dari Journal of the American College of Nutrition 2004 berdasarkan penelitian Thomas L. Halton dan Frank B. Hu, MD, PhD, dalam http://www.menshealth.co.id/).
Dari hasil googling-googling tersebut, saya menemukan bahwa makanan berprotein juga merupakan salah satu asupan nutrisi utama yang paling penting, sebagai sumber energi dan berperan dalam pembentukan sel-sel baru dalam tubuh (khususnya otot), protein sangat penting juga mempengaruhi kerja enzim, hormon, kekebalan tubuh, serta keseimbangan cairan dalam organ tubuh (http://www.l-men.com/, 2011).

Dan yang juga perlu diketahui, protein merupakan salah satu komponen penting yang ada pada setiap sel tubuh kita. Contohnya rambut dan kuku sebagian besar dibentuk oleh protein. Juga protein merupakan komponen penting dalam membentuk tulang, otot, tulang rawan, kulit, dan darah. Serta sama halnya dengan karbohidrat ataupun lemak, protein termasuk ke dalam macronutrient, yang berarti dibutuhkan dalam jumlah yang relatif banyak. Tetapi tidak seperti karbohirat dan lemak, tubuh tidak memiliki tempat penyimpanan bagi protein, itu artinya kita butuh untuk mengonsumsi makanan berprotein setiap hari (Osterweil, tanpa tahun).

Eits, tetapi ada tetapinya loh, ini bukan berarti kita harus mengonsumsi makanan berprotein sebanyak mungkin. Tetap saja, sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Orang yang makan terlalu banyak makanan berprotein tetapi sedikit karbohidrat akan beresiko mengalami ketosis. Ketosis sendiri menurut Subronto (dalam Kusumastuti, 2010) merupakan penyakit metabolisme yang ditandai penimbunan benda-benda keton dalam cairan tubuh. Ketosis biasanya juga terjadi pada penderita diabetes. Kondisi ketosis ini cenderung akan menekan nafsu makan, menyebabkan orang akan lebih sedikit makan, dan juga menyebabkan meningkatnya pengeluaran cairan melalui urine, sehingga tubuh akan kehilangan banyak air.

Baiklah, setelah kita tahu baik-buruknya mengonsumsi makanan berprotein, di sini saya akan memberikan sedikit contoh-contoh makanan berprotein tinggi yang saya ambil dari berbagai sumber. Langsung saja disimak.

Yang pertama adalah untuk protein hewani, berikut ini beberapa yang memiliki protein tinggi.
1. Red Meat
Contoh-contohnya yaitu daging sapi, daging kambing, dan daging domba. Selain sebagai sumber protein, red meat juga penting sebagai sumber B12 dan zat besi heme.
2. White Meat
Salah satu contohnya adalah daging ayam.
3. Telur
Telur merupakan sumber protein dengan kandungan nutrisi terlengkap dibandingkan makanan sumber protein lainnya. Sebutir telur rebus mengandung tujuh gram protein. Sejumlah studi menemukan bahwa orang-orang yang makan telur dan roti panggang untuk sarapan bisa kenyang lebih lama dan mengonsumsi lebih sedikit kalori sepanjang hari.
4. Udang
Nilai protein pada udang dikategorikan complete protein karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap, dan sekitar 85-95% lebih mudah dicerna tubuh. 100gram udang mentah mengandung 20,35 gram protein (cukup untuk 41% kebutuhan protein harian).
5. Ikan Teri
Ternyata ikan teri tergolong tinggi kandungan proteinnya, yang bisa mencapai 10%.
6. Dan Berbagai Macam Ikan lainnya

Selanjutnya berikut ini beberapa makanan yang mengandung protein nabati.
7. Kedelai
Selain sebagai sumber energy, kacang kedelai juga mengandung antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.
8. Kacang-Kacangan
Kacang tinggi akan protein dan lemaknya, tetapi tidak perlu khawatir dengan lemaknyanya, karena lemak pada kacang merupakan lemak yang baik untuk kesehatan jantung.
9. Biji-Bijian
Salah satunya yaitu gandum. Memang lebih dikenal sebagai sumber karbohidrat, namun kandungan proteinnya bisa mencapai sekitar 9%.
10. Polong-Polongan
Misalnya seperti kacang polong.

Selanjutnya ada beberapa buah, walau memang protein dalam buah sebenarnya tidak dianggap sebanding jika dibandingkan dengan makanan non buah yang kaya protein. Tetapi tidak ada salahnya bila kita perlu tahu juga buah apa saja yang memiliki kandungan protein tinggi.
1. Buah Kelapa Muda
100 gram buah kelapa dapat menghasilkan sekitar 3 gram protein (atau kandungannya dapat mencapai 3%).
2. Buah Jambu
100 gram buah jambu dapat memberikan sekitar 2,55 gram protein.
3. Kurma
Sebuah kurma mengandung 0,2 gram protein, sedangkan 100 gram kurma mengandung sekita 2,45 gram protein.
4. Buah Alpukat
100 gram buah alpukat dapat menghasilkan sekitar 2 gram protein.
5. Buah Pisang
Untuk setiap 100 gram pisang mengandung jumlah protein sekitar 1,09 gram.


Baiklah, saya rasa cukup sekian dahulu deh mengenai Serba-Serbi Makanan Berprotein ini. Oh, ya, untuk adik-adik kelasku yang presentasi dalam ajang PMI Cup itu akan bertanding di PMI Cup atas nama PMR sekolahnya besok Minggu, 04 Mei 2014 di Jombang. Ada beberapa tim sih yang akan berangkat untuk beberapa kompetisi, saya lupa apa saja kompetisinya, yang pasti salah satunya yaitu presentasi gitu lah. Tetapi semoga saja semua tim dari mereka yang turut serta dalam kompetisi besok bisa mendapatkan hasil yang terbaik. Amin…. :D

Sudah deh, sekian aja, Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh… :)


SUMBER :
Anonim. Tanpa Tahun. Makanan Pembakar Lemak. (www.menshealth.co.id/nutrisi/diet/makanan.pembakar.lemak, diakses 03 Mei 2014).
Anonim. Tanpa Tahun. Buah-Buah yang Tinggi Protein. (http://www.wedaran.com/12183/buah-buahan-yang-tinggi-protein/, diakses 03 Mei 2014).
Anonim. 2013. 10 Makanan Sumber Protein Tinggi. (http://www.wedaran.com/12183/buah-buahan-yang-tinggi-protein/, diakses 03 Mei 2014).
Anonim. 2011. 10 Sumber Protein Terbaik (Part 1). (www.l-men.com/10-sumber-protein-part1/, diakses 03 Mei 2014)
Eddydddz. 2013. Makanan yang Mengandung Protein Tinggi – Manfaat Protein. (http://www.tipscaraterbaik.com/makanan-mengandung-protein-tinggi-manfaat-protein.html, diakses 03 Mei 2014).
Kusumastuti, Julvina. 2010. Ketosis Pada Kuda. (http://vinsvet.blogspot.com/2010/01/ketosis-pada-kuda.html, diakses 03 Mei 2014).
Osterweil, Neil. Tanpa Tahun. The Benefits of Protein. (http://www.webmd.com/men/features/benefits-protein, diakses 03 Mei 2014).

{ 3 Comments... read them below or Comment }

  1. waah, mas JIM biasa presentasi yaa.. *prokprokprok
    memang sesuatu yg berlebihan dan berkekurangan itu ga ada yg baik ya.. harus pas! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. *ups
      ya, takaran harus pas... :)

      Hapus
  2. terima kasih atas inspirasinya! Betul sekali, makanan lezat serta sehat memang sangat penting, akan tetapi memasak dengan alat masak yang tepat juga sama pentingnya.

    BalasHapus

- Copyright © ShadowZ Space - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -