Tampilkan postingan dengan label Inspiratif. Tampilkan semua postingan
DAKWAH SEBAGAIMANA MAKAN
By : JIM
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Tujuan makan bukanlah untuk kenyang, melainkan untuk menghilangkan rasa lapar.
Sebagaimana makan, dakwahpun demikian. Tujuan kita berdakwah sesungguhnya bukanlah untuk membuat seseorang/ kelompok orang yang kita dakwahi menjadi bertaubat dan mendapat hidayah untuk kembali ke jalan yang lurus. Bukan! Bukan, itu tujuannya. Memangnya siapa kita? Hanya Allah-lah yang dapat memberikan hidayah ke dalam jiwa seseorang.
LANGKAH DAN TIPS JITU UNTUK MENULIS
By : JIM
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Sebagai seorang blogger, menulis adalah suatu hal pokok. Bahkan bukan hanya blogger, tetapi semua manusia secara disadari atau tidak, pasti selalu melakukan kegiatan satu ini. Walaupun sejatinya setiap manusia itu selalu menulis setiap harinya, tetapi selalu saja ada yang merasa bahwa menulis adalah sesuatu hal yang sulit. Sudah semenjak masih menjadi siswa sekolah dahulu, banyak teman-teman saya yang bertanya tentang bagaimana sih cara menulis itu. Kalau dahulu sih, saya bingung untuk menjawab pertanyaan semacam ini. Secara, dahulu (bahkan hingga sekarang) saya ini hanya seorang penulis amatiran, cuma asal menulis, dan yang penting menulis. Tetapi kali ini, saya ingin sedikit berbagi kepada pengunjung blog saya, yang mungkin merasa kesulitan untuk merangkai kata-kata menjadi sebuah tulisan indah. Postingan kali ini bukan untuk dimaksudkan bahwa saya merasa sudah pandai menulis dan sok bisa. Bukan, ini tidak lebih untuk berbagi. So, langsung saja, berikut inilah langkah sekaligus tips jitu untuk bisa menulis, let’s check it out.GRATIS ATAU BERKAH
By : JIMAssalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Hello, selamat malam sobat. Tadi pagi saya membaca sebuah artikel menarik dari sebuah majalah. Terutama dalam artikel tersebut diawali dengan sebuah kalimat yang menyinggung tentang kota tempat tinggal saya. :D
Udah deh… langsung baca aja nih artikel.
Hello, selamat malam sobat. Tadi pagi saya membaca sebuah artikel menarik dari sebuah majalah. Terutama dalam artikel tersebut diawali dengan sebuah kalimat yang menyinggung tentang kota tempat tinggal saya. :D
Udah deh… langsung baca aja nih artikel.
Oleh : Ashafani Abd Mannan (Dirut LKN Kotakamal Indonesia)
Mendengar berita marahnya Bu Walikota dan masyarakat Surabaya terhadap ulah orang-orang yang merusak rumput dan taman kota karena ingin mendapatkan es krim GRATIS, membuat saya teringat seorang ibu penjual bunga ketika masuk terminal bungurasih Surabaya saat masih harus bayar peron dulu.
Saya punya pengalaman menarik dengan Si ibu tua penjual bunga keliling itu. menurut pengamatan saya ketika masuk terminal, hampir semua penjaga terminal mengenalnya. Dalam hati saya seorang ibu tua ini tentu sering keluar masuk terminal. Tapi ada yang aneh, biasanya kalau orang itu dikenal apalagi seorang pedagang kecil, masuk terminal dipersilahkan masuk tanpa harus membayar peron bahkan kadang-kadang memaksa masuk tanpa mau membayar. Namun tidak untuk si ibu ini, dia rela untuk ikut antri membeli karcis masuk terminal.
Ibu penjual bunga itu terus saya ikuti. ternyata dia naik bis sejurusan dengan saya. Si ibu tadi mau pulang ke kampungnya di Wonogiri. Kebetulan bis jurusan Wonogiri melewati kota saya Madiun. Saya lihat kursi bis tinggal dua, jadilah saya berdampingan dengan si penjual bunga tadi. Setelah saya lihat mulai nyaman duduknya, saya menyapa ibu tadi, “Jualan di mana aja bu?”
Di menjwab, “Probolinggo, Pasuruan, dan Malang, Mas.”
Karena saya tidak sabar atas kejadian di peron tadi, saya langsung tanya, “Mengapa ibu membeli karcis waktu masuk terminal? Padahal banyak yang kenal ibu, dan biasanya kalau pedagang kan gratis?”
Ibu tadi mejawab, “Saya takut kalau tidak membayar, keuntungan dagangan saya diambil yang ‘di atas’ duluan (tidak untung),”
Dia meneruskan bercerita. Pernah semua dagangannya diobarak-abrik orang gila sampai rusak semua, ketika dia menunggu dagangannya sambil mengantuk. Dan ibu tadi meyakinkan saya, dia tidak untung karena telah mengambil keuntungan lebih dulu dengan cara tidak mau membayar retribusi di pasar.
Sejak kejadian itu, si ibu pedagang bunga tadi lebih suka memberi daripada menerima belas kasih orang lain alias mendapatkan barang atau jasa gratisan. Dan dari hasil penjualannya bisa mencukupi kebutuhan anak dan cucunya di kampung dan juga menikmati dagang bunga walaupun jauh dari kampungnya.
Memang tidak ada yang salah bila kita menerima barang gratisan. Namun tentunya dengan cara yang tertib dan rapi, janganlah berebut, apalagi sampai merusak. Patut kiranya kita merenungkan hadits yang artinya sebagaimana berikut.
“Sesungguhnya harta ini adalah lezat dan manis. Maka siapa yang menerimanya dengan hati yang baik, niscaya ia akan mendapatkan berkahnya. Namun, siapa yang menerimanya dengan nafsu serakah, maka dia tak akan mendapatkan berkahnya. Dia akan seperti orang makan tetapi tak pernah merasa kenyang. Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.” (HR. Muslim)
Ssemoga kita bisa mengambil pelajaran dari si ibu penjual bunga dan hadits Rasulullah ini. Wallahualam bishShowab.
Sumber :
Majalah AMAL Edisi 28 Juni 2014 halaman 04.
3 MACAM TEKNIK MENG-COPAS
By : JIM
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Hello, sobat blogger. Jika kalian merupakan seorang blogger sejati, pasti merasa sebal dengan adanya sesosok makhluk yang berkeliaran di dunia per-blog-an dan suka asal copas artikel blog orang lain. Demikian pula dengan penulis blog ini, yang dahulu sudah pernah bercerita mengenai isi blog ini yang menjadi sasaran copas makhluk tidak bertanggungjawab. Terlebih jika makhluk tersebut menggunakan robot untuk meng-copas otomatis blog orang lain, seperti yang pernah dialami penulis dahulu yang menjadi sasaran tidak menyenangkan ini. Tetapi di sini penulis tidak ingin mengusut hal tersebut lagi, biarlah yang telah terjadi di masa lampau itu berlalu.
SEKERANJANG AIR
By : JIMAssalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Tersebutlah, di suatu daerah di pegunungan, terdapat sebuah rumah kecil
yang dihuni oleh seorang kakek beserta cucunya. Di pagi yang cerah itu mereka
berkumpul di sepetak ruangan sedang melantukan ayat suci Al-Qur’an. Tetapi
tiba-tiba, seorang anak yang cukup kritis itu bertanya pada sang kakek, “Kek,
sebenarnya apa sih kegunaannya saya membaca Al-Qur’an ini?
Tag :
Inspiratif,
Kisah,
Kehebatan Indonesia Yang Buat Malaysia, Australia dan Singapura Khawatir
By : JIM
Assalamu'alaikum Wr. Wb.Kemarin, ketika saya membuka facebook milik saya, secara tidak sengaja saya membuka sebuah postingan dari seseorang yang tidak saya kenal di Facebook. Entah, saya sendiri tidak tahu bagaimana ceritanya kok bisa menyasar ke facebook itu, padahal seseorang tersebut sama sekali tidak saya kenal dan juga tidak masuk dalam friend list facebook saya. Tetapi usut punya usut, ternyata ini facebook dari temannya teman saya.
Baiklah kembali pada postingan tersebut. Postingan yang diposting hari senin yang lalu, dan menurut saya sungguh bermanfaat serta wajib diketahui oleh seluruh warga Indonesia, agar tidak hanya mendengarkan gossip-gosip para artis yang gak penting. Baiklah, langsung saja, pada spoiler di bawah ini saya full copas dari postingan di facebook seseorang tersebut. Jika ingin tahu siapa seseorang tersebut, dia adalah Anggrek Cendana.
Tag :
Informasi,
Inspiratif,


